Menurut
pendapat saya sistem itu adalah suatu kumpulan bagian-bagian yang saling bekerja sama menjadi satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.
Dengan begitu, sistem basis data dapat disimpulkan sebagai suatu kesatuan dari beberapa basis data yang saling terkait dan terhubung menjadi suatu satu kesatuan.
Sistem basis data terdiri dari beberapa komponen yang menunjang, diantaranya :
a. Hardware
Biasanya
berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi
untuk sistem jaringan.
b. Operating System
Yakni
merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya
dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS
yang digunakan.
c. Database
Yakni
basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis
data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data.
d. DBMS (Database Management System)
Perangkat
lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase,
Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks:
Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase.
e. User ( Pengguna Sistem Basis Data )
Orang-orang
yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai
yang menggunakan di tingkat akhir.
f. Optional Software
Perangkat
lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional
Dalam abstraksi data terdapat 3 level abstraksi :
a. Level Fisik (Physical Level)
Lapis
fisik merupakan lapis terendah, lapis ini menjelaskan bagaimana (how) data sesungguhnya disimpan. Pada lapis inilah
struktur data dijabarkan secara rinci.
b. Level Logik / Konseptual (Conceptual
Level)
Lapis
konseptual lebih tinggi dari lapis fisik. Lapis ini menjabarkan data apa (what)
saja yang sesungguhnya disimpan pada basisdata, dan juga menjabarkan
hubungan-hubungan antardata secara keseluruhan. Seorang pengguna dalam level
ini dapat mengetahui bahwa data mahasiswa disimpan pada tabel mahasiswa, tabel
krs, tabel transkrip dan lain sebagainya. Level ini biasa dipakai oleh DBA.
c. Level Penampakan/pandangan (View Level)
Lapis
pandangan merupakan lapis tertinggi pada abstraksi data. Pada lapis ini
pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana, yang berorientasi pada
kebutuhan pengguna. Data yang dikenal oleh masing-masing pengguna bisa
berbeda-beda dan barangkali hanya mencakup sebagian dari basis data
Berdasarkan alurnya, beginilah cara kerja dari abstraksi data :
1. View level
2. Conceptual Level
3.
Physical
Level
Berdasarkan tingkatannya, beginilah susunan dari abstarkasi data:
1. Physical Level
2. Conceptual
Level
3.
View level
Dari keterangan yang ada, beberapa manfaat dari sistem basis data adalah sebagai berikut :
1.
Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi,
karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2.
Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan
relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya
lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
3.
Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
4.
Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
5.
Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
6.
Menyusun format yang standar dari sebuah data.
7.
Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user).
Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna
(multiuser).
Posting Komentar